Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan Pengelolaan BMD

Sleman –Entry Meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) Tahun Anggaran 2024 hingga Semester I Tahun Anggaran 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DIY. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (3/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPK Perwakilan DIY, Agustin Sugihartatik, beserta jajaran tim pemeriksa. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Susmiarto, Inspektur Kabupaten, Anton Sujarwa, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada prinsip good governance. Dalam sambutannya, Bupati Sleman meminta seluruh kepala OPD untuk mendukung penuh jalannya pemeriksaan dengan memberikan data dan informasi yang lengkap serta valid kepada Tim Pemeriksa BPK Perwakilan DIY. “Saya berharap seluruh perangkat daerah bersikap kooperatif, terbuka, dan proaktif sehingga pemeriksaan dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan laporan yang akurat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pemeriksaan ini sebagai sarana evaluasi sekaligus pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah. Menurutnya, BMD harus dikelola secara efektif dan efisien.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan DIY, Agustin Sugihartatik, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sleman atas dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan BMD di Kabupaten Sleman dilakukan secara bertahap, dimulai dengan pemeriksaan pendahuluan dimulai pada 3 September 2025. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan konsinyering, pemeriksaan terinci, hingga penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Agustin juga menyampaikan bahwa dari 11 ruang lingkup pengelolaan BMD, pemeriksaan kali ini difokuskan pada lima aspek, yaitu penggunaan aset, pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, pemindahtanganan, serta penatausahaan. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh aset dapat dikelola secara optimal” ungkapnya.

Recommended For You

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*