Apel Besar ASN Sleman, Kepala BKN Tekankan Produktivitas dan Penguatan Tata Kelola

Sleman – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman mengikuti Apel Besar ASN yang dilaksanakan di Stadion Tridadi, Sleman pada Senin (7/9). Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen ASN terhadap peningkatan produktivitas, kinerja, inovasi, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI), Zudan Arif Fakrulloh, hadir sebagai pembina apel.

Apel Besar turut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, serta jajaran pejabat dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Zudan Arif Fakrulloh menekankan pentingnya ASN untuk terus meningkatkan produktivitas dan tidak berhenti pada capaian yang sudah ada. Menurutnya, peningkatan standar kerja merupakan bagian penting dalam membangun birokrasi yang semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Standar kita naikkan, naik kelas. Masuk kantor pukul 07.30 dan pulang pukul 15.30 adalah standar. Jangan mengurangi waktu untuk pelanggan. Kita harus siap lebih awal sehingga pada pukul 07.30 sudah mulai memberikan pelayanan,” tegas Zudan.

Selain kedisiplinan dan pelayanan, Kepala BKN juga mengingatkan agar setiap ASN memastikan target kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai. Penerapan prinsip PDCA (Plan, Do, Check, Act) perlu dilakukan secara konsisten, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan capaian hingga tindak lanjut perbaikan.

Menurut Zudan, capaian kinerja harus terus dipantau untuk mengetahui sejauh mana target telah terpenuhi. Arah kinerja ASN juga harus selaras dengan visi dan misi kepala daerah. Kompetisi, lanjutnya, bukan semata-mata dengan orang lain, melainkan dengan diri sendiri untuk menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Ia juga mengajak ASN untuk memperkuat budaya berbagi kebaikan, termasuk melalui penyebarluasan informasi dan berita positif mengenai berbagai capaian serta inovasi pemerintah daerah. Menurutnya, semakin banyak kebaikan yang dibagikan dan menjadi budaya bersama, semakin kecil ruang untuk melakukan hal-hal yang negatif.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan turut mengingatkan pentingnya membangun budaya saling mendukung dan mendoakan antarsesama ASN. Semangat tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk program Korpri Peduli, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas di lingkungan ASN.

Di sisi lain, transformasi digital dan inovasi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan ASN. Zudan menekankan bahwa digitalisasi dan inovasi perlu dibangun dalam kerangka meritokrasi dan manajemen talenta. Setiap ASN didorong untuk terus mengembangkan kompetensi serta mendokumentasikan berbagai prestasi dan penghargaan yang diperoleh sebagai bagian dari pengembangan karier berbasis merit.

Zudan juga mengajak seluruh ASN untuk mensyukuri kesempatan menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Sleman sekaligus menjadikannya sebagai motivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Inspektorat sebagai Salah Satu OPD Kunci

Dalam arahannya, Kepala BKN juga menyampaikan bahwa Inspektorat merupakan salah satu dari tiga OPD kunci bagi kepala daerah. Posisi tersebut menegaskan pentingnya peran Inspektorat dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan secara sehat, efektif, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan.

Arahan tersebut menjadi penguatan bagi Inspektorat Kabupaten Sleman untuk terus meningkatkan fungsi pengawasan, khususnya dalam mendeteksi kondisi tata kelola pada setiap perangkat daerah. Inspektorat dituntut tidak hanya berperan ketika permasalahan telah terjadi, tetapi mampu melakukan deteksi dan memberikan peringatan dini terhadap potensi permasalahan tata kelola. Setiap OPD perlu dipantau untuk mengetahui apakah sistem tata kelolanya berjalan sehat atau terdapat risiko yang perlu segera ditindaklanjuti.

Dengan demikian, fungsi pengawasan diharapkan semakin memberikan nilai tambah bagi pemerintah daerah melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, pengendalian internal, serta tindak lanjut atas berbagai permasalahan yang ditemukan.

Apel Besar ASN Pemkab Sleman ini menjadi momentum untuk menyatukan semangat seluruh aparatur dalam meningkatkan produktivitas, mencapai target kinerja, memperkuat pelayanan publik, serta membangun birokrasi yang adaptif dan berintegritas. Semangat “naik kelas” yang disampaikan Kepala BKN diharapkan dapat diterapkan oleh seluruh ASN dalam pelaksanaan tugas sehari-hari demi mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan Kabupaten Sleman.

Recommended For You

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*